09 August 2015

Tentang kesepian.

Believe it or not, gwe dulu orang yang gampang banget merasa kesepian. Sekitar pas gwe masih SMA, gwe bisa yang malem-malem felt so alone and lonely dan gwe cuma bisa nangis gak jelas, atau cari temen msn-an (dulu zaman msn sish) dan kalau nggak ada, gilee bisa super lonely banget.

Weird, tho?

Tapi ternyata gejala ini dialamin sama hampir semua anak muda. Beberapa temen sempet cerita ke gwe dan yang gwe tangkep, they feel lonely somehow. Even yang keliatan dari luar super happy dan jadi 'badut' temen-temennya. They too feel lonely. Tadi temen gwe cerita ada anak temen bokapnya yang bunuh diri. Padahal dari tampilan luarnya, he seems okay dan ceria. Miris. Yep.

Praise God gwe sekarang udah gak kayak gwe yang dulu. Gwe nggak lagi mewek di tengah malem karena merasa kesepian dan gak punya temen, sok-sok merasa gak ada yang peduli sama gwe. One thing I realize, manusia memang diciptain dengan satu kekosongan yang emank cuma bisa diisi sama kasihnya Tuhan. 

Makanya banyak orang yang punya harta berlimpah then decided to end their life dengan cara bunuh diri. Banyak artis populer yang meninggal karena bunuh diri dan drugs karena merasa lonely. Seceria apapun orang itu keliatannya, seberlimpah apapun hartanya, semewah apapun hidupnya, if they don't have Jesus in their life, they will experience that loneliness. 

Gwe yang lahir dari keluarga Kristen dan sekolah minggu dari sebelum gwe bisa ngomong aja dulu masih kelilit rasa kesepian. Apalagi for those yang belom kenal Tuhan. But the point is, bukan masalah loe kenal Tuhan apa enggak. More than that, do we really believe in Him and put Christ in our heart?

Enggak, Tuhan nggak egois buat nyiptain manusia buat nggak bisa hidup tanpa Dia. Tapi sama seperti handphone yang secanggih apapun tetep butuh listrik buat nge-cas, manusia juga gitu. 'Sehebat' apapun, tetep butuh SADAR dan connect sama kasih Tuhan buat tetep hidup. Apa berarti si Steve Jobs egois karena bikin handphone yang harus di-cas? Nope. Emank dasarnya kayak gitu, everything needs something buat 'menghidupinya'. Gak bisa cuy hidup sendiri begitu aja. Pohon butuh matahari, printer butuh tinta, mobil butuh bensin dan indomie butuh telor (heheee), but you get the point, didn't you?

Semua butuh bergantung akan sesuatu. Dan manusia, butuh bergantung sama sumbernya, Kasih Tuhan. Tanpa sadar kalau kita sesungguhnya dikelilingi kasih Tuhan, kita mati cuy. Entah mati beneran karena depresi, atau mati rohani. Sekarang gwe udah sadar kalau gwe butuh kasih Tuhan. That's why sekarang tiap kali the melancholy feelings come, gwe langsung cari kasih Tuhan. Btw, bukan berarti kasih Tuhan itu adanya mati-nyala loh, cuma manusia-nya aja yang harus sadar.

Gimana buat gwe sadar kasih Tuhan? The simplest thing I do adalah dengan pasang lagu rohani dan nyalain aja berulang-ulang. Kadang ada lagu-lagu yang kayaknya nyangkut di hati dan otak gwe, then gwe cuma dengerin lagu itu berulang-ulang. Atau, dengerin sermon, baca buku rohani dan yang paling penting, baca Alkitab.

Those simple things yang bisa bikin kita inget lagi kalau kita dikelilingi kasih Tuhan dan percaya deh. Secara bertahap those feeling of loneliness disappear. Sama kayak hape kalau lagi low-bat dan di charge. 

So each time, we feel lonely and alone, mungkin itu tandanya kita lagi low-bat dan butuh di-charge lagi. Don't run away, jangan cari penghilang rasa kesepian di tempat yang nggak tepat. If you feel lonely, jangan cari di tempat clubbing, jangan cari di drugs dealer, jangan juga ngebet punya pacar dengan pemikiran kalau punya pacar nggak bakal merasa kesepian karena ada yang temenin mulu. Run to the Source of Love itself. Punya pacar atau enggak, nggak menentukan loe kesepian atau nggak. Trust me (eyaa kayak punya pacar aja). Really, run to Him. Gak tau gimana caranya? Through those simple ways. Dengerin lagu rohani, muji nyembah. Baca Alkitab, baca buku rohani, dengerin sermon, dateng ke gereja. And somehow, loneliness is a siren that God misses you so much and He longs to have your attention back to Him.



*currently listening to Like A Fire-Planetshakers*

0 comments: